Warga Protes Jalan
Selai Mbah Dami, kemarin sejumlah warga lainnya juga mendukung aksi itu. Mereka mengaku kesal selama ini jalan sepanjang sekitar tiga kilometer yang menghubungkan dengan Desa Pengkolrejo Kecamatan Japah itu rusak berat. Warga, kata Mbah Dami, sudah berkali-kali menguruk sendiri jalan tersebut, namun sata hujan turun jalan itu berubah menjadi kubangan dan membahayakan pengguna jalan. ''Sejak jalan ini ada sampai sekarang belum pernah diperbaiki pemerintah, apalagi diaspal,'' katanya.
Karena itu, jika ingin lewat jalan tersebut, pengguna jalan harus berhati-hati jika tidak ingin terperosok.padahal, jalan tersebut merupakan jalan ramai dan menjadi jalan terdekat untuk mencaai kecamatan Japah. Sekitar 100 meter dari jalan itu adalah jalan besar jurusan Blora-Kunduran. ''Kami heran kenapa jalan ini tidak diperhatikan,'' tambah Basuno, warga lainnya.
Warga, lanjut Mbah Dami sangat berharap pihak desa menperhatikan dan memperbaiki jalan tersebut. Sebab, menurutnya, hasil lelang 'bondo deso' tiap tahun mencapai Rp 70 juta lebih. Jika uang itu digunakan untuk memperbaiki jalan tersebut menurut dia masih lebih.''Karena jengkel ya kita tanami pisang. Ini untuk yang keempat selama satu bulan ini. Kalau pisangnya mati, kita tanami lagi,'' tegasnya. (ono)



